DESAIN GRAFIS

Bab VI DASAR TYPOGRAPHY

πŸ“˜ Daftar Materi
1: Dasar Typography
Materi 1: Dasar Typography
Dasar Typography

Bab ini menjelaskan dasar-dasar desain tipografis dengan bahasa sederhana, contoh nyata, dan penjelasan yang mudah dipahami siswa. Tipografi dibahas sebagai bagian penting dari desain grafis yang sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari.

Tipografi bukan sekadar memilih font; ia adalah seni dan teknik mengatur huruf agar pesan tidak hanya bisa dibaca, tetapi juga menyampaikan emosi dan fungsi yang tepat.

Pada bab ini kita akan membahas tentang tipografi seperti:

  1. Pengertian tipografi
  2. Fungsi tipografi
  3. Istilah tipografi
  4. Jenis-jenis huruf dalam tipografi
  5. Jarak tulisan

1: Pengertian Tipografi

Tipografi adalah cara mengatur tulisan supaya pesan bisa dibaca dengan jelas dan enak dilihat. Yang diatur dalam tipografi bukan hanya jenis huruf, tetapi juga ukuran huruf, jarak tulisan, dan posisi teks.

Contoh nyata:
1) Judul poster dibuat besar agar langsung terlihat
2) Teks di buku dibuat rapi supaya tidak melelahkan mata
3) Subtitle film diatur agar mudah dibaca
4) Kemasan makanan dan minuman

Contoh dalam sebuah poster film atau kemasan produk:


"Contoh Dalam Film"



"Contoh Dalam Kemasan"

2: Fungsi Tipografi

Contoh

  1. Membantu Menyampaikan Pesan
    Tipografi berfungsi sebagai penyampai informasi. Informasi seperti judul film, nama pemeran, nama sutradara, hingga tanggal rilis disampaikan melalui teks. Jika tipografi tidak jelas atau sulit dibaca, informasi penting tersebut tidak akan tersampaikan dengan baik kepada penonton.

    Contoh: Poster lomba sekolah berisi tanggal, tempat, dan waktu.

  2. Menarik Perhatian
    Tipografi berfungsi untuk menarik perhatian penonton. Dalam poster atau media promosi digital, tipografi yang menarik dapat membuat orang berhenti melihat, membaca judul film, dan merasa penasaran untuk menonton.

    Contoh: Tulisan β€œPROMO” pada banner toko.

  3. Memberi Kesan
    Tipografi berfungsi untuk membangun genre dan suasana film. Bentuk huruf dapat memberi kesan tertentu yang sesuai dengan karakter film. Misalnya, huruf tebal dan kaku sering digunakan untuk film aksi karena memberi kesan kuat dan maskulin, sedangkan huruf tipis dan lembut lebih cocok untuk film drama atau romantis karena memberi kesan emosional.

    Jenis huruf bisa menunjukkan suasana tertentu.
    Huruf tebal β†’ kuat dan serius, Huruf bulat β†’ santai dan ramah

3: Istilah Tipografi

  1. Typeface dan Font
    a) Typeface adalah keluarga atau desain dasar huruf secara keseluruhan. seperti (Arial, Times new roman, poppins)
    b) Font adalah variasi/gaya dari satu typeface. seperti (Arial bold, italic, regular)
    c) Untuk rekomendasi font yang bagus bisa membuka link dibawah ini
    https://www.dafont.com/ atau https://www.dafontfree.io/ 

  2. Serif dan Sans Serif
    a) Serif adalah huruf yang memiliki kaki atau kait kecil di ujung hurufnya.
    b) Sans Serif adalah huruf tanpa kaki.
  3. Leading, Kerning, Tracking
    a) Leading adalah jarak antar baris teks.
    b) Kerning adalah pengaturan jarak antara dua huruf tertentu agar terlihat seimbang.
    c) Tracking adalah jarak antar huruf secara keseluruhan dalam satu kata atau kalimat.

  4. Alignment 
    Alignment adalah cara meratakan teks pada bidang desain.
    a) Left β†’ rata kiri (paling mudah dibaca, contohnya artikel)
    b) Center β†’ rata tengah (judul/poster, contohnya judul poster, iklan, produk)
    c) Right β†’ rata kanan
    d) Justify β†’ rata kiri-kanan (buku/koran)


  5. Readability dan Legibility

    Contoh Readability - Legibility

    Readability adalah tingkat kemudahan membaca teks secara keseluruhan, terutama untuk teks panjang. Legibility adalah tingkat kejelasan bentuk huruf itu sendiri. Sebuah font bisa memiliki bentuk yang menarik tetapi memiliki readability atau legibility yang buruk jika digunakan pada ukuran atau media yang tidak tepat.

    Sebagai contoh, font dekoratif mungkin cocok untuk judul, tetapi jika digunakan untuk paragraf panjang akan membuat pembaca kesulitan membaca isi teks.

  6. Font Pairing (Kombinasi Font)
    Contoh Font Pairing (Kombinasi Font)

    Font pairing adalah teknik menggabungkan dua jenis font agar desain terlihat harmonis dan konsisten. Biasanya satu font digunakan untuk judul dan satu font lainnya untuk isi. Penggunaan terlalu banyak font dalam satu desain dapat membuat tampilan terlihat berantakan dan tidak profesional.

    Contoh kombinasi yang aman adalah font display untuk judul dan font sans serif untuk isi teks.

  7. Penerapan Tipografi dalam Perfilman
    Tipografi digunakan dalam berbagai aspek produksi film, seperti poster film, opening title, credit title, thumbnail video, dan media promosi digital. Hal ini menunjukkan bahwa tipografi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari dunia perfilman modern.

Search Mapel