MANAGEMEN PRODUKSI FILM

BAB 5 JADWAL DAN BIAYA

Materi 1: Jadwal Dan Biaya Dalam Manajemen Produksi
Jadwal Dan Biaya Dalam Manajemen Produksi

  1. Jadwal dalam Manajemen Produksi Film
    Jadwal produksi adalah rencana waktu yang mengatur seluruh kegiatan pembuatan film dari awal sampai selesai. Jadwal berfungsi sebagai pedoman kerja agar setiap kru mengetahui kapan dan apa yang harus dikerjakan. Dengan adanya jadwal, proses produksi dapat berjalan teratur, disiplin, dan tidak mengalami keterlambatan. Tanpa jadwal, produksi film berisiko molor dan tidak terkendali.

  2. Biaya dalam Manajemen Produksi Film
    Biaya produksi adalah seluruh pengeluaran uang yang dibutuhkan selama proses pembuatan film, mulai dari persiapan, pengambilan gambar, hingga penyelesaian film. Biaya berfungsi untuk mengendalikan penggunaan uang agar tidak terjadi pemborosan dan produksi dapat diselesaikan sesuai kemampuan dana.

  3. Apa Hubungan Jadwal dan Biaya dalam Produksi Film?
    Jadwal dan biaya saling berkaitan dalam manajemen produksi film. Jadwal yang tidak teratur dapat menyebabkan biaya bertambah, sedangkan jadwal yang terencana dengan baik dapat menghemat biaya. Oleh karena itu, jadwal dan biaya harus direncanakan dan dikendalikan secara bersamaan agar produksi film berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

1: Strategi Produksi Program

Strategi produksi program adalah cara atau langkah yang disusun oleh stasiun TV atau tim produksi agar sebuah program tepat sasaran, diminati penonton, dan berjalan efektif.


Strategi ini dilihat dari sisi manajemen, artinya bukan hanya soal teknis syuting, tapi juga perencanaan, analisis penonton, persaingan, dan pemasaran program.


  1. Perencanaan program
    Proses menyiapkan segala sesuatu sebelum program dibuat dan ditayangkan, baik untuk jangka pendek, menengah, maupun panjang.
    Di stasiun televisi, perencanaan program meliputi:
    =>  Menentukan jenis program (hiburan, berita, edukasi, reality show, film, dll)
    =>  Menentukan apakah program diproduksi sendiri atau dibeli (akuisisi)
    =>   Menentukan jadwal tayang yang tepat agar banyak penonton
    Tujuan utama perencanaan program adalah Menarik audiens (penonton) dan memenuhi selera mereka.

    Contoh Gambaran Perencanaan Program
    Misalnya sebuah stasiun TV ingin menarik penonton remaja:
    a) Jenis program: Reality show remaja sekolah
    b) Produksi: Diproduksi sendiri
    c) Jadwal tayang: Sore hari (pukul 16.00–17.00) saat siswa pulang sekolah
    Jika perencanaan tepat, maka peluang program ditonton akan lebih besar.

    Sebelum memproduksi atau membeli program, bagian program harus mempertimbangkan:
    1. Persaingan
    Artinya melihat program stasiun TV lain yang tayang di jam yang sama.

    2. Ketersediaan Audiens
    Artinya melihat siapa yang tersedia untuk menonton di waktu tertentu.

    Contoh:
    Pagi hari: ibu rumah tangga → cocok acara memasak
    Siang hari: anak-anak → cocok kartun
    Malam hari: keluarga → cocok sinetron atau film

  2. Produksi dan Pembelian Program
    Tahap pelaksanaan dari rencana program yang sudah dibuat sebelumnya. Pada tahap ini, manajer program bertugas memastikan bahwa program:
    a) Dibuat sendiri (produksi in-house) 
    b) Didapatkan dari pihak lain (pembelian / akuisisi program)
    Tujuannya adalah agar stasiun TV memiliki tayangan yang siap ditonton audiens.

Peran Manager Program dan Manager Produksi

  1. Memproduksi Program Lokal (In-House)
    Produksi in-house adalah program yang dibuat sendiri oleh stasiun TV menggunakan kru dan fasilitas internal.
    Jenis program yang biasanya diproduksi sendiri:
    a) Program lokal (acara daerah)
    b) Iklan layanan masyarakat
    c) Iklan promosi program (promo/teaser)
    d) Pengumuman stasiun TV

  2. Mengawasi Seluruh Pemain dan Personalia Produksi
    Manajer produksi bertanggung jawab mengawasi semua orang yang terlibat dalam produksi, agar bekerja sesuai tugasnya.
    Yang diawasi antara lain:
    Presenter
    Artis / talent
    Kameramen
    Sutradara
    Editor
    Kru teknis

  3. Melakukan Penjadwalan Program Siaran Langsung (Live) atau Rekaman, Manajer produksi mengatur kapan program:
    harus Disiarkan langsung (live) dan Direkam terlebih dahulu (taping), Agar sesuai dengan jadwal siaran dan kesiapan kru.


  4. Mengawasi Seluruh Isi Program yang Ditayangkan

Search Mapel